My Story

"The beautiful journey of today can only begin when we learn to let go of yesterday"

Travel

"Lets go to some new place to get lost"

How time flies

"I thought growing old would take longer"

"We are a group of individuals that offer to support each other, information and education to members and their families about health consequences of thyroid disease and the benefits of good thyroid health."

Family

"Where life begins and love never ends"

Monday, April 25, 2016

Brain Fog Pada Penderita Tiroid dengan Penyebab Autoimmune Disease

Brain fog dan Pelupa pada penderita hipertiroid atau hipotiroid karena Autoimun disease.





Menjaga kesehatan otak sangat penting agar kegiatan sehari-hari dapat berjalan lancar. Bagian tubuh ini merupakan pusat dari setiap aktivitas yang dilakukan manusia, mulai dari untuk menggerakkan tubuh hingga kemampuan berpikir. Kebanyakan dari kita (aka, Pejuang tiroid/Penderita kelainan tiroid) pasti pernah ataupun sering merasakan momen ketika otak tidak bisa berpikir dengan jernih. Kita mengalami kebingungan yang luar biasa, bahkan mengalami kesulitan fokus pada apa yang dilakukan. Nah, kondisi inilah yang disebut brain fog.

Otak seakan diselimuti kabut tebal yang memicu terjadinya penurunan kognitif. Inilah yang memicu kesulitan fokus sehingga kamu nggak bisa berpikir dengan jernih. Sebenarnya, apa saja sih yang memicu kondisi tersebut? Ini dia dua penyebab brain fog yang wajib kamu ketahui! Yang pastinya engga jauh jauh dari penderita tiroid karena Autoimmune Disease (Graves' ataupun Hashimoto)

1. Kecemasan.
Nggak semua rasa cemas menimbulkan kondisi brain fog sih. Namun, anxiety yang berlebihan biasanya mempengaruhi fungsi dasar kognitif seseorang. Hal ini bahkan mempengaruhi kemampuan mengingat sesuatu dan proses komunikasi yang kemudian memicu pada brain fog. Ditambah lagi, beberapa obat yang digunakan untuk mengatasi kecemasan berlebihan justru bisa memperparah kabut yang muncul di otak. Nah kita kan ga jauh jauh ya dari anxiety atau cemas (berlebihan malah :D).

2. Inflamasi/Peradangan.
Peradangan dalam tubuh menyebabkan pelepasan utusan kimia yang disebut sitokin yang membantu mengatur imunitas dan peradangan . Sitokin pada gilirannya mengirim pesan ke sel-sel khusus di otak yang membantu mengelola fungsi otak, sel-sel ini tidak memiliki off switch , dan ketika dirangsang berlebihan melalui peradangan sistemik , dapat menciptakan siklus peradangan otak yang menyebabkan kerusakan sel otak , penurunan fungsi otak , dan menyebabkan gejala yang sering kita dengar seperti brain fog dan depresi . Hati hati, peradangan kronis di otak bahkan dapat menyebabkan gangguan neurodegenerative seperti Parkinson dan Alzheimer .


Nah gimana nih supaya engga keseringan brain fog?

  • Gaya hidup dan pola makan yang sehat supaya meminimalkan peradangan sistemik. Kebanyakan dokter suka bilang kita tidak ada pantangan, tapi ada baiknya menghidari process food, makanan berpengawet, pemanis buatan, gluten (NAH LOH! bisa engga?) dan sayuran silangan (Ini adalah sayuran, seperti Bunga kol, kubis, kubis Brussel dan brokoli. Sayuran ini mengandung isothiocyanates yang goitrogen, yang dapat mempengaruhi kesehatan dan kerja kelenjar tiroid Anda. Ada ahli kesehatan yang memperhitungkan bahwa mengkonsumsi sayuran silangan yang dimasak dapat menghilangkan efek goitrogenik, dan memberikan banyak manfaat kesehatan. Namun, berkonsultasilah dengan dokter Anda sebelum Anda memutuskan untuk makan sayuran ini. Jika Anda melakukannya, pastikan Anda mengukus makanan ini dengan baik )
  • Menjauhi pemicu peradangan dari lingkungan seperti stress dan kecemasan berlebihan.
  • Mengobati penyakit kronis yang kita derita, yaitu dengan cara minum obat secara teratur dengan dosis yang tepat, kita harus mempunyai hormon yang memadai untuk menghindari inflamasi. Yang graves minum ptu dan sejenisnya, yang Hashimoto minum levothyroxine dan sejenisnya. Harus dengan dosis yang tepat.
  • Olah raga sesuai kemampuan tubuh kita, bisa jalan, yoga, berenang dll. Sirkulasi yang baik membawa oksigen dan nutrisi ke otak.
  • Gunakan otak kita, lakukan selalu sesuatu yang kreatif untuk menstimulasi otak.
  • Jaga bagian perut, khususnya usus anda, usus yang sehat mendukung fungsi otak juga. 

ini ada link tentang brain fog thyroid autoimmune dari youtube:





Nah mudah mudahan sedikit jelas ya.... YUK HIDUP SEHAT minum OBAT :D                     

Thursday, April 21, 2016

Graves' Disease


Apasih Graves Disease?


Oke, kali ini saya mau mencoba ngejelasin penyakit Graves yang nempel dibadan saya, mudah mudahan bisa berguna. Yang perlu di ketahui pertama kali adalah Graves merupakan salah satu penyakit autoimun. Penyakit autoimun terjadi jika sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat dalam tubuh. Padahal, sistem kekebalan tubuh seharusnya menjadi benteng bagi tubuh dalam menghadapi penyakit.Nah kebayang kan, si antibodi/autoimun yang harusnya jadi bala tentara dibadan kita untuk memerangi bakteri atau virus jahat malah berbalik menyerang organ tubuh kita sendiri. Sedih ya di curangin oleh antibodi badan kita sendiri dimana kita bergantung olehnya untuk kesehatan kita.



Sumber gambar dari Google



Penyakit kelainan kekebalan tubuh ini bisa berdampak kepada banyak sekali bagian tubuh seseorang. Saking banyaknya, tercatat ada 80 jenis penyakit autoimun dengan sebagian gejala yang sama. Hal ini membuat seseorang sulit diketahui apakah menderita gangguan ini atau tidak dan pada jenis yang mana. Meski memiliki jenis yang banyak, penyebab dari penyakit autoimun masih belum dapat dipastikan. Ketika saya terdeteksi Graves, sayangnya si graves sudah berdiam terlalu lama di badan saya, sehingga mengakibatkan saya kehilangan tiroid saya. Kalau saja dapat terdeteksi dini mungkin engga akan kehilangan si tiroid. Kenapa sih kok tiroid aja sedih banget kehilangan, nah nanti saya akan coba ngejelasin fungsi tiroid di dalam tubuh kita di kesempatan berikutnya, soalnya fungsi tiroid itu pentiiiiing banget loh!!


Dari sekian banyaknya jenis penyakit autoimun, beberapa penyakit autoimun di bawah ini merupakan yang sering sekali ditemui.



Rheumatoid arthritis
Rheumatoid arthritis alias radang sendi adalah penyakit autoimun yang sering ditemui. Sistem kekebalan tubuh memproduksi antibodi yang menyerang pelapis sendi. Akibat dari serangan antibodi semacam ini adalah peradangan, pembengkakan, dan nyeri.
Jika tidak diobati, penyakit ini akan menyebabkan kerusakan permanen pada sendi. Untuk mencegahnya memburuk, penderita rheumatid arthritis biasanya akan diberikan obat oral atau suntik yang berfungsi mengurangi agresivitas sistem kekebalan tubuh.

Lupus
Penyakit autoimun yang sering kita dengar lainnya adalah systemic lupus erythematosus atau biasa kita sebut dengan lupus saja. Penyakit ini menyebabkan seseorang mengembangkan antibodi yang justru menyerang hampir ke seluruh jaringan tubuh.
Beberapa bagian tubuh yang paling sering diserang adalah sendi, paru-paru, ginjal, dan jaringan saraf. Untuk mengobati lupus, dokter biasanya memberikan obat steroid minum untuk menurunkan fungsi imun.

Diabetes tipe-1
Penyakit ini biasanya akan terdiagnosis sejak usia kanak-kanak atau dewasa awal. Penyakit Diabetes tipe-1 disebabkan oleh serangan sistem kekebalan tubuh pada sel-sel di pankreas yang memiliki tugas memproduksi insulin.
Hal ini menyebabkan terganggunya produksi insulin sehingga tubuh tidak mampu mengontrol kadar gula darah. Jika hal ini tidak dihentikan, maka berisiko timbul kerusakan pada tubuh, seperti gagal ginjal, kebutaan, stroke, penyakit jantung, atau masalah terkait sirkulasi darah dalam tubuh. Untuk mengobatinya, pasien akan diberikan suntikan insulin. Selain itu, mereka wajib untuk melakukan pemantauan kadar gula darah, konsumsi diet sehat, dan olahraga teratur.

Multiple sclerosis (MS).
Pada saat sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang sel-sel saraf sendiri, beberapa gejala yang mengerikan berisiko muncul sebagai akibatnya. Penyakit ini biasa disebut dengan multiple sclerosis alias MS.
Beberapa gejala yang timbul akibat penyakit ini, antara lain nyeri, kebutaan, gangguan koordinasi tubuh, dan kejang otot. Gejala lainnya yang mungkin timbul adalah tremor, mati rasa ekstrem, kelumpuhan, susah bicara, atau susah berjalan. Untuk mengobatinya, obat-obatan tertentu bisa digunakan untuk menekan sistem kekebalan tubuh. Terapi fisik atau okupasi dapat dilakukan untuk membantu pasien MS dapat melakukan kegiatan sehari-hari.

Graves’ disease
Ini adalah penyakit autoimun yang menyebabkan kelenjar tiroid menjadi terlalu aktif. Mereka yang menderita penyakit ini kemungkinan akan mengalami aneka gejala yang bisa mengganggu kegiatan sehari-harinya. Kesulitan tidur, mudah tersulut emosi, berat badan turun tanpa sebab, dan mata menonjol adalah sebagian gejalanya. Gejala lain yang mungkin timbul adalah terlalu peka pada hawa panas, otot lemah, tremor (tangan bergetar), dan periode menstruasi yang singkat.
Untuk mengobatinya, penderita kemungkinan akan diberikan pil radioaktif iodium. Pil ini digunakan untuk membunuh sel-sel kelenjar tiroid yang terlalu aktif. Pasien dapat juga diberikan obat anti tiroid. Meski jarang, bisa saja penderita penyakit ini butuh prosedur pembedahan.

Psoriasis
Psoriasis adalah kondisi terlalu aktifnya sistem kekebalan tubuh sehingga menyebabkan kulit mengalami kondisi kronis. Kondisi ini disebabkan oleh salah satu sel darah dalam sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif, yaitu Sel-T. Berkumpulnya Sel-T di kulit menyebabkan rangsangan pada kulit untuk mereproduksi lebih cepat dari seharusnya. Selain itu, bisa menyebabkan kulit berwarna keperakan dan bersisik. Untuk menanganinya, dapat menggunakan krim steroid, terapi cahaya, ataupun obat oral.

Nah mudah mudahan sedikit penjelasan dari berbagai sumber ini bisa ngejelasin dikit apa sih graves disease. Makasih ya udah mampir disini, salam sehat semuanyaa

Saturday, April 16, 2016

Dari Hipertiroid ke Hipotiroid

Dari hipertiroid menjadi hipotiroid, engga sembuh sih jadinya

Menyambung cerita saya tentang hipertiroid, akhirnya saya di oprasi juga. Kalo saya bilang selagi bisa pertahankan tiroid kamu, ya di pertahanin aja, caranya ya dengan minum obat. Karena kalau sudah di Rai/nuklir dan oprasi ya besaaaaaaar kemungkinan kamu bakalan jadi hipo.

Saya mau cerita sedikit setelah oprasi, badan berangsur angsur pulih, yang tadinya kurus menjadi gemuk begini. Hadeeeh pingin banget kurus lagi kaya dulu (tapi sakitnya ga mau 😅).
Perut yang selalu aja kembung jadi jarang lagi kembung, pundak yang selalu pegel, mulai enakan. Pokonya badan terasa lebih enak. Itu hal hal yang membuat saya selalu semangat, walaupun setelah oprasi suara saya jadi serak. Jadi kaya penyanyi penyanyi rock, tapi yang ga kuat nada tinggi 😂. Nah ini adalah salah satu efek samping yang bisa terjadi. Kata dokter si jarang katanya cuma 1%. Haaah mau nangis engga si, berarti saya yang 1%nya. Tapi ga apa apa, yang penting badang enakan, DAN ada lagiiii 😩 jari jari tangan saya jadi suka ngelock, ngunci kaku kaku gitu, sama kaki yang sering kram dan ga kuat duduk. Ih pernah ikut tahlilan ya, maluuu rasanya duduk sebentar aja goyang kanan, goyang kiri, padahal banyak yang lebih tua santai santai aja. Masa iya gue pindah ke kursi duduk sampingan sama oma oma sepuh. Sedih banget kaaan.
Ternyata itu adalah efek dari kekurangan kalsium. Yang memproduksi kalsium itu namanya paratroid, dia ada di belakang tiroid kita, nah waktu di oprasi kemungkinan keangkat semua atauuu dia lagi shock jadi masih males produksi kalsium. (Hihihi pake shock segala, gimana perasaan gw coba yang lehernya di belek. Aduh lah).

Yah tapi semuanya bisa dilalui dengan senang hati karena emang badan berasa enakan dari pada waktu hiper dulu.

Sampe sini dulu ya ceritanya... nanti di lanjut melihat perkembangan berikutnya.

Makasih ya udah mampir.



DIET GM YANG LAGI KEKINIAN NIH

MAU LANGSING TANPA LAPER KAAAN???





Nah bagi yang belum tau bisa coba nih diet GM, DGM pertama kali ini sebenernya digagas khusus untuk para pegawai di perusahaan General Motors, Amerika Serikat. Program diet 7 hari ini di uji oleh John Hopkins Research Center dan telah disetujui oleh jajaran manajemen puncak General Motors. Tujuan utama diet ini adalah sebagai salah satu fasilitas program kesehatan dan fitness di lingkungan General Motors. Gampang banget menunya menu kita sehari hari, jadi cucok deh untuk di coba.


Si diet GM ini dirancang untuk menurunkan berat badan sekitar 5-8 Kg dalam satu minggu, juga bersifat detoksifikasi serta memperbaiki pola makan serta emosi. Diet GM merupakan program diet selama 7 hari penuh dengan menu jenis makanan yang berbeda setiap harinya. Selama masa diet harus minum air putih minimal 10 gelas setiap hari dan tidak minum alkohol selama program diet berlangsung. Dan berikut ini adalah pola diet yang harus kamu jalankan selama satu minggu. Mudahlah cumang seminggu dan bisa sehat!!


Hari ke-1: Buah-buahan, kecuali pisang. Di hari pertama ini hanya dibolehkan makan buah-buahan. Buah apa saja kecuali pisang. Boleh makan hingga kenyang. Sangat disarankan untuk mengonsumsi lebih banyak buah melon dan semangka.


Hari Ke-2: Sayur-sayuran. Hari kedua hanya dibolehkan makan sayur-sayuran. Apa saja baik mentah maupun matang. Bisa dimasak tumis, sup ataupun rebus. Tidak ada batasan jumlah ataupun tipe sayuran dan boleh makan hingga kenyang.


Hari Ke-3: Sayur dan Buah. Di hari ketiga bisa mencampur menu sayuran dan buah-buahan. Tidak ada batasan jumlah dan boleh sebanyak yang diinginkan. Tetapi tetap tidak boleh mengonsumsi buah pisang.


Hari Ke-4: Pisang dan Susu. Di hari keempat konsumsi pisang sejumlah 8 buah pisang serta 3 gelas susu. Tidak mengonsumsi jenis makanan lain.


Hari Ke-5: Daging dan Tomat. 500 gr daging sapi dan 6 buah tomat menjadi menu utama di hari kelima. Hamburger dibolehkan. Tingkatkan konsumsi air putih untuk membersihkan sistem pencernaan. Daging sapi bisa diganti dengan daging ayam tanpa kulit atau tempe bagi yang vegetarian.


Hari Ke-6: Daging dan Sayuran. Di hari keenam boleh memakan kombinasi sayuran dan daging dalam jumlah yang tidak dibatasi.


Hari Ke-7: Beras Merah, Jus buah, dan Sayuran. Di hari terakhir diet mulai kembali ke pola makan yang biasa dengan menu beras merah, jus buah serta sayuran.


Nah gimana mau coba engga, dala 7 hari bisa hilang 5-8 Kg looh, Selamat mencoba yaaaa...


Gambar dari Google

Friday, February 21, 2014

Hipertiroid Karena Graves Disease


Hipertiroid yang disebabkan oleh Graves' Disease



Gambar dari Google

Menurut artikel DetikHealth, 50% Hipertiroid sembuh dengan obat, sisanya musti terus bolak balik ke dokter. Aku di vonis graves' disease dan hipertiroid bulan Desember 2013, Mungkin sudah mengidap penyakit tersebut lama sebelumnya tanpa aku ketahui, karena gejala gejala penyakit ini saru dengan penyakit lainnya.

Sebelum aku tahu aku pergi ke dokter dengan alasan asam lambung, gampang masuk angin, terus terusan kembung dan sering sakit kepala serta muntah muntah, Dokter bilang aku sakit magh, sakit kepala terjadi karena tekanan gas dari perut yang berusaha keluar.... yah waktu itu aku iya iya saja, karena ga ngerti akan serius begini. Sebenarnya si selain dari gejala tadi itu aku merasa capek terus, kaya lelah gitu ga ada energi, dan tanganku tremor ada kalanya parah banget tuh tremor, aku pikir karena aku terlalu banyak minum kopi. Kalau merasa capek dengkul sampai gemeteran, tapi ga pernah aku hiraukan karena ya namanya juga kerja kalo capek jangan di rasa rasa, ga boleh manja.

Akhirnya kelenjar tiroid di leherku menjadi bengkak keliatan ada bentuk kupu-kupu gitu deh dan diketahuilah bahwa itu adalah penyebab penyakit ku selama mugkin sudah 2 atau 3 tahun kebelakang, karena untreated jadilah parah begini. Aku kehilangan Muscle mass, yang tadinya sangat aktif menjadi lemah, padahal waktu mudaan sangat aktif, aku penyuka olah raga dulunya, main basket dan nge gym salah satu hobby ku. Sekarang jadi kurus banget.

Bagi kamu yang belum tau ini gejala gejala Hyperthyroid, jadi kalau ada merasa seperti ini mending cek tiroid deh.
  • Keringat berlebihan.
  • Ketidaktoleranan panas, rasanya kaya panas dalem terus.
  • Pergerakan-pergerakan usus besar yang meningkat, jadi sering kebelakang, diare parah.
  • Gemetaran di tangan/tremor ataupun di dengkul.
  • Kegelisahan; agitas, moody, males banget kongkow2 karena ya emang engga enak badan dan jadinya sensi gitu.
  • Denyut jantung yang cepat. kaya deg degan terus.
  • Kehilangan berat badan, waktu itu aku kehilangan 10 kg dalam waktu 5 bulan, kayaknya cuma ini efek yang engga ngeselin ahahahha.
  • Kelelahan, baru bangun tidur aja masih cape, kadang berat rasanya melangkah.
  • Konsentrasi yang berkurang, kalo aku bolotnya nambah deh :D, jadi sering lupa dan brain fog.
  • Aliran menstrual yang tidak teratur dan sedikit.
  • Ada pembesaran kelenjar tiroid.
  • Mata besar (membelalak = exophthalmus) Mataku terkena yang sebelah kanan, dia membesar dari yang sebelah kiri.
  • Keluhan lain pada mata (spt nyeri, peka cahaya, kelainan penglihatan, double vision, baraer, terasa kaya ada sesuaru jadi dikucekin terus )
  • Karena kulitnya kering jadi gatal gatal seluruh badan, untuk kasus ku jerawat ku bertambah banyak, kata dokter mungkin dari manifestasi hormon yang berlebihan.
Karena pembengkakan tiroidku terlihat, aku dirujuk ke endokrin, waktu itu aku berlokasi di Miami Fl, aku di kirim ke Endokrin di South Beach, Miami Fl. Dokternya baik, dia bilang aku harus banyak cari tau karena Graves' yang aku derita akan selalu ada di tubuhku, ga akan ilang. Oh iya aku di diagnosa hipertiroid dengan penyebab Autoimun disease. Aku ada Hashimoto plus Graves'. Biasanya Autoimun Graves itu menyebabkan hipertiroid dan Autoimun Hashimoto menyebabkan hipotiroid, tapi dalam kasus saya saya ada keduanya.... dring dring driiiing... jackpot untuk saya. Nah karena biasanya hiper itu dari graves' saya mau coba sharing apa itu graves'

Graves disease berasal dari nama Robert J. Graves, MD, circa tahun1830, adalah penyakit autoimun yang ditandai dengan hyperthyroidism (produksi berlebihan dari kelenjar tiroid) yang ditemukan dalam sirkulasi darah.

Penyakit ini lebih sering ditemukan pada orang muda usia 20 –40 tahun terutama wanita, tetapi penyakit ini dapat terjadi pada segala umur . Kelenjar tiroid dalam keadaan normal tidak kelihatan, adalah merupakan suatu kelanjar yang terletak di leher bagian depan, di bawah jakun. Kelenjar tiroid ini berfungsi untuk memproduksi hormon tiroid yang berfungsi untuk mengontrol energi metabolisme tubuh.

Penyebab penyakit autoimun graves' tidak diketahui, yaitu saat tubuh menghasilkan antibodi yang menyerang komponen spesifik dari jaringan itu sendiri, (tiroid, mata atau yang lainnya), maka penyakit ini dapat timbul tiba-tiba. Tidak diketahui mekanismenya secara pasti, kebanyakan dijumpai pada wanita. Reaksi silang tubuh terhadap penyakit/virus mungkin merupakan salah satu penyebabnya. Atau obat-obatan tertentu yang digunakan untuk menekan produksi hormon kelenjar tiroid atau kurang yodium dalam diet dan air minum yang berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama. Walaupun etiologi penyakit Graves tidak diketahui, tampaknya terdapat peran antibody terhadap reseptor TSH, yang menyebabkan peningkatan produksi tiroid. Penyakit ini ditandai dengan peninggian penyerapan yodium radioaktif oleh kelenjar tiroid.

Setelah di vonis dengan graves' disease dan hyperthyroid aku di berikan sedikit penjelasan tentang cara penanganan penyakit ini, Bingung juga mendengarnya sepertinya kaget waktu itu karena apapun keputusanku untuk mengobati penyakit ini kayanya engga akan sembuh sembuh,

Anyway dokter bilang penanganannya di bagi tiga yaitu:
  • Obat antitiroid, biasanya diberikan sekitar 18-24 bulan. Contoh obatnya: propiltiourasil (PTU), karbimazol, methimazol dll.
  • Pemberian yodium radioaktif/RAI/nuklir, biasa untuk pasien berumur 35 tahun/lebih atau pasien yang hipertiroid-nya kambuh setelah operasi.
  • Operasi tiroidektomi subtotal ataupun total. Cara ini dipilih untuk pasien yang pembesaran kelenjar tiroid-nya tidak bisa disembuhkan hanya dengan bantuan obat-obatan, untuk wanita hamil (trimester kedua), dan untuk pasien yang alergi terhadap obat/yodium radioaktif. 
Menurut dokterku , yang menangani aku waktu itu, best option untukku adalah complete thyroidectomy, yaitu pengangkatan secara total, dia bilang aku masih 35thn. masih kemungkinan mempunyai anak, jadi lebih aman apabila di operasi karena dengan begitu tidak akan kembali hipertiroid (menurut dia hipotiroid lebih mudah di manage daripada hipertiroid), dengan obat anti tiroid, mungkin bisa mendapatkan remisi, maksudnya sembuh, namun akan ada kemungkinan besar si hiper akan kembali lagi, dan jika kambuh mungkin akan lebih parah dari sebelumnya. Penggunaan obat anti tiroid terlalu lama juga akan membuat tubuh imun terhadapnya, sekali lagi ini untuk kasus aku.

Sampai sekarang aku masih minum obat yang dia resepkan, Methimazole 30mg, tadinya 40mg, menurun seiring waktu yang di tentukan dokter, itu untuk memblokir tiroid memproduksi hormon terlalu banyak, propanolol untuk tremor dan gangguan detak jantung dan Vit D 50000 unit. Aku belum menentukan untuk operasi, masih bingung... lagian aku baru saja pulang ke Indonesia, aku harus mencari Endokrin baru disini. Barulah nanti melangkah lagi kedepan.

Mudah mudahan tulisan ini bermanfaat bagi teman-teman, Niatku hanya untuk sharing dengan teman-teman yang mungkin kurang mengetahui tentang tiroid, dulu juga aku taunya kalo gondokan di kasi blao aja ahahaha.... haduuuh...trus bingung banget apa itu tiroid. oh iya kalau masih ingin tau lebih banyak join aja di FB support grup, Hipertiroid, Hipotiroid, Graves dan Hashimoto Indonesia. Kita bisa ngobrol banyak sama temen temen lain.




Okay, sedikit aja tentang tiroid, have a good day everyone..Makasih ya sudah mampir :D